Detail Koleksi
Skripsi, Statistika Sosial Dan Kependudukan PDF
Eco-environment Vulnerability Index (EVI) di Provinsi Kalimantan Timur2017 - 2019 dengan Pendekatan Remote Sensing
Andriansyah Muqiit Ws
URL: simpus.stis.ac.id/koleksi/9ad744f2-20ee-4bb4-9c32-122e9cdc6459
5x dibaca
4x disimpan
Abstrak
Berdasarkan Statistical Review of World Energi 2020, produksi batu bara Indonesia berada pada peringkat tiga setelah Amerika Serikat dan China. Provinsi di Indonesia dengan produksi batu bara terbanyak adalah Kalimantan Timur. Meskipun produksi batu bara yang tinggi, kegiatan eksploitasinya merupakan yang paling banyak merusak lingkungan daripada mineral lainnya. Eco-environment Vulnerability Index (EVI) mampu mengukur dan mengevaluasi kondisi lingkungan ekologis di suatu wilayah dengan pendekatan pengindraan jarak jauh. Sehingga, dalam penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi lingkugan ekologis di Kalimantan Timur dengan membentuk EVI tahun 2017 – 2019 dengan metode spatial principal component analysis (SPCA) serta melihat pemetaannya secara keseluruhan. EVI dihasilkan dengan empat dimensi dan 9 indikator. Variabel dengan kontribusi terbesar terhadap EVI adalah PDRB per kapita, kepadatan penduduk, dan curah hujan tahunan. Hasil pemetaan diperoleh bahwa EVI di Provinsi Kalimantan Timur bagian barat daya tergolong pada kategori rendah dan sangat rendah. Sedangkan semakin mengarah ke bagian pesisir dan perkotaan (tenggara), EVI di Kalimantan Timur memiliki kategori tinggi dan sangat tinggi. Sehingga hal ini perlu menjadi perhatian bagi pemerintah dan masyarakat sebagai early warning system dari dampak yang mungkin ditimbulkan oleh kerusakan lingkungan akibat eksploitasi sumber daya alam (batu bara) yang tidak terkontrol.
File Digital
Metadata
| Nomor Induk | 025/SK/2021 |
| Pembimbing | Robert Kurniawan |
| Tanggal Masuk | 4 Januari 2022 |
| Tanggal Data Dibuat | 9 Juli 2023 |
| Tanggal Data Diubah | 9 Juli 2023 |
Tidak ada sampul.